8/27/15

PENGUKURAN PROFIL TOPOGRAFI PADA FOTO UDARA



Dasar Teori
Defenisi jarak horizontal
Untuk menentukan jarak horizontal yang sesungguhnya digunakan cara grafis, karena kalau dengan mengukur relief displacement satu-persatu akan membutuhkan waktu lama.
Jarak pada foto udara tidak mencerminkan jarak sesungguhnya di lapangan, karena ada pergeseran. Untuk menentukan jarak horizontal yang sesungguhnya digunakan cara grafis, karena kalau dengan mengukur relief displacement satu-persatu akan membutuhkan waktu yang lama.
Pengukuran jarak secara grafis
1.      Tentukan titik pusat masing-masing foto yang berpasangan
2.      Letakkan plastic pada masing-masing foto udara
3.      Titk pusat foto (n1 dan n2) dan titik pusat foto konyugasi (n1’ dan n2’) diplot pada plastic bening
4.      Titik garis dari n1 ke A1 dan ke B1, juga garis n2 A2 dan n2 B2 pada plastic bening ( garis AB adalah yang akan ditentukan jaraknya)
5.      Masing-masing plastik bening diambil dan dipasang berhimpitan hingga n1 berhimpitan dengan n1’ dan n2 berhimpitan dengan n2 (gambar 11.1)
6.      Titik perpotongan antara n1A1 dan n2A2 serta n1B1 dan n2B2 dihubungkan. Garis penghubung itu adalah jarak AB yang terkoreksi.
Jarak AB dilapangan = dAB   

DAB = jarak AB pada foto yang sudah terkoreksi
H    = tinggi terbang pesawat dari bidang datar
f     = jarak fokus kamera

Featured Post

TEKNIK DETERMINASI

Siapkan perlengkapan untuk determinasi sebagai berikut: Mikroskop binokuler Tray yang berlubang-lubang kecil dengan dasar h...