2/17/14

Konsep Identifikasi Fosil Makro & Cara Menentukan Usia Fosil Makro





                                        http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1d/Europasaurus_Praeparation.JPG  
                                           Konsep Identifikasi  Fosil Makro

Taksonomi

adalah pengelompokan organisme berdasarkan kesamaan ciri fisik tertentu. Dalam penyebutan organisme sering dipergunakan istilah taksa apabila tingkatan taksonominya belum diketahui. Unit terkecil dalam taksonomi adalah spesies, sedangkan unit tertinggi adalah kingdom. Diantara unit-unit baku dapat ditambahkan super jika terletak di atas unit baku, contoh: super kingdom, merupakan unit yang lebih tinggi dari kingdom. Jika ditambahkan sub terletak di bawah unit baku, contoh: subfilum, terdapat di bawah unit filum.

 Filogeni

Filogeni adalah ilmu yang mempelajari hubungan kekerabatan suatu organisme dengan organisme lainnya. Hubungan tersebut ditentukan berdasarkan morfologi hingga DNA. Filogeni sangat diperlukan dalam mempelajari proses evolusi dan penyusunan taksonomi. Evolusi sendiri dapat diartikan sebagai perubahan yang berangsur-angsur dari suatu organisme menuju kepada kesesuaian dengan waktu dan tempat. Jadi evolusi sendiri merupakan proses adaptasi dari suatu organisme terhadap lingkungannya

1.      Metode Penyusunan Filogeni

a.       Fenetik

Metode penyusunan filogeni dengan pendekatan analisa numerik. Pendekatan tersebut meliputi penghitungan Indeks ketidaksamaan, Indeks keanekaragaman, Anaisa pola dan berbagai indeks yang lain. Dalam pendekatan fenetik semua subyek dan faktor yang dianalisispunya kedudukan yang sama.

b.      Kladistik
Metode ini muncul atas dasar pemikiran bahwa proses alamiah akan selalu mengambil jalan yang paling singkat. Dalam kladistik setiap ciri fisik mempunyai tingkatan yang berbeda
II.2.3 Metode Identifikasi
1.      Morfologi.
Pendekatan morfologi berupa deskriptif kualitatif, meliputi bentuk tubuh, struktur yang biasanya berkembang, dan sebagainya.
2.      Biometri
Pendekatan secara kuantitatif, yaitu berdasarkan ukuran tubuh dari suatu organisme
 Cara Menentukan Usia Fosil Makro
Fosil merupakan data historis yang handal hanya jika kita dapat menentukan umurnya. Penentuan usia fosil umumnya dilakukan dengan cara penentuan usia relative dan penentuan usia absolut.
 Penentuan Usia Relatif
Terjebaknya organisme mati dalam sedimen akan membekukan fosil untuk selamanya. Dengan demikian, fosil yang terdapat dalam lapisan batuan sedimen itu merupakan contoh lokal organisme yang hidup pada waktu sedimen itu diendapkan. Karena sedimen yang lebih muda akan menekan sedimen yang lebih tua, tebal lapisan ini akan memberitahu kita berapa usia relative fosil tersebut.
Strata pada satu lokasi seringkali berkorelasi dengan strata pada lokasi lain melalui kehadiran fosil yang sama, yang dikenal sebagai fosil indeks. Fosil Indeks adalah organisme yang hadir selama periode waktu tertentu dimana  kemunculan dan kepunahannya  pada periode waktu yang terbatas. Fosil Indeks  dipakai sebagai pedoman dalam penentuan umur batuan dimana fosil tersebut terawetkan. Fosil indeks terbaik untuk menghubungkan strata yang letaknya berjauhan adalah cangkang hewan laut yang tersebar luas. fosil indeks merupakan kunci pada skala waktu geologi.
Dengan mempelajari banyak tempat yang berbeda, para ahli geologi telah membuat suatu skala waktu geologis dengan urutan masa-masa sejarah yang konsisten  Masa-masa (period) ini dikelompokkkan ke dalam empat zaman (era) yaitu zaman prakambrium, paleozoikum, mesozoikum, dan kenozoikum. Masing-masing zaman mewakili waktu yang berbeda dalam sejarah Bumi dan kehidupannya; perbatasannya ditandai dalam catatan fosil melalui radiasi eksplosi dengan banyak bentuk kehidupan baru. Kepunahan massal juga menandakan banyaknya batasan antara masa dan zaman. Sebagai contoh, permulaan masa Kambrium digambarkan oleh suatu keanekaragaman besar hewan terfosilisasi yang tidak ada dalam batuan pada akhir zaman Prakambrium. Sebagian besar hewan yang hidup mendekati akhir zaman Prakambrium punah pada akhir zaman tersebut. Masa di dalam masing-masing zaman itu kemudian dibagi lagi menjadi interval yang lebih sempit yang disebut dengan kurun (epoch) (hanya kurun pada zaman sekarang).
Rekaman batuan atau Fossil Record adalah suatu rangkaian yang mencatat umur relatif fosil; rekaman ini memberikan informasi tentang urutan suatu kelompok spesies digambarkan dalam suatu urutan strata yang berevolusi. Namun demikian, rangkaian batuan sedimen tidak memberitahukan umur absolut fosil yang terkubur  

Penentuan Usia Absolut
Penentuan usia absolut tidak dapat diartikan sebagai penentuan usia tanpa kesalahan. Dalam penentuan usia ini, umur dinyatakan dalam tahun dan bukannya dalam istilah relatif. Beberapa metode yang digunakan untuk menentukan usia absolut adalah sebagai berikut:
1.      Penanggalan Radiokarbon( mengukur usia hingga 14.300 tahun )

Menurut definisi, setiap atom dari elemen tertentu memiliki sejumlah tertentu proton pada intinya.Misalnya unsur karbon memiliki enam proton, tetapi jumlah neutron dalam inti dapat bervariasi.Ini berbeda dengan bentuk elemen yang disebut isotop secara inheren bisa stabil atau tidak stabil. Yang tidak stabil disebut isotop radioaktif, dan dari waktu ke waktu mereka akan membusuk, membentuk partikel (neutron atau proton) dan energi (radiasi) karena itu berubah menjadi isotop atau elemen lain. Mereka melakukan ini dengan laju yang konstan disebut isotop “setengah-hidup (half life)”.
 


Kebanyakan unsur karbon berada dalam bentuk stabil karbon-12 (12C)- (enam proton, enam neutron) atau karbon-13(13C), namun sejumlah yang sangat kecil (sekitar 0,0000000001%) ada sebagai radioaktif karbon-14(14C)-(enam proton, delapan netron).Tumbuhan hidup dan hewan terdiri dari 14C bersama dengan isotop karbon lainnya, tetapi ketika mereka mati dan fungsi metabolis mereka berhenti, mereka berhenti menyerap karbon. Seiring dengan itu, 14C meluruh menjadi nitrogen-14(14N); setengahnya akan terjadi setelah sekitar 5730 tahun (ini adalah isotop yang setengah-hidup), setelah sekitar 60.000 tahun, semua 14C akan hilang.
 







Featured Post

TEKNIK DETERMINASI

Siapkan perlengkapan untuk determinasi sebagai berikut: Mikroskop binokuler Tray yang berlubang-lubang kecil dengan dasar h...