1/13/16

HEMAT AIR TANAH

http://care-takers.org/wp-content/uploads/2015/12/
Hemat airtanah adalah penggunaan air tanah sesuai keperluan, secara efisien dan rasional, tidak boros serta tidak berlebihan.
Mengapa harus hemat airtanah:
            Airtanah merupakan sumber daya alam yang sangat vital, keberadaannya sangat diperlukan bagi kehidupan manusia.
            Airtanah keberadaanya hanya di tempat tertentu yaitu tersimpan di dalam akuifer yang tersebar tidak merata di permukaan bumi, baik kuantitas maupun kualitasnya;
http://www.swcd.mo.gov/grundy/images/   Airtanah terbentuk oleh proses siklus hidrologi dan hidrogeologi, mulai dari penguapan sampai air masuk dalam akuifer (lapisan penyimpan dan pembawa air) yang memerlukan waktu yang relatif lama (hingga ribuan tahun).
  Jika kondisi airtanah di akuifer rusak (menurun kuantitias maupun kualitasnya), maka pemulihannya memerlukan waktu relatif lama. Oleh karena itu air tanah merupakan sumber daya alam yang terbatas dalam ruang dan waktu karena keberadaanya tidak merata di seluruh tempat, baik kuantitas maupun kualitasnya dan hanya dapat diperbaharui secara alami dalam waktu relatif lama.
                                                                                                                                               
            Penghematan penggunaan airtanah merupakan bagian dari upaya koservasi airtanah untuk menjaga kelangsungan keberadaan, daya dukung dan fungsi airtanah secara terus menerus dan berkesinambungan.
Bagaimana Cara Hemat Air Tanah ?
1.     Menggunakan airtanah secara efektif dan efisien:
-         Menggunakan air sesuai kebutuhan;
-         Menghindari pemborosan penggunaan air;
-         Pemanfaatan peralatan yang hemat air
-         Menggunakan meteran air untuk memantau pengambilan airtanah
-         Merawat peralatan instalasi air secara berkala serta mengganti peralatan yang rusak.
2.     Mengurangi penggunaan airtanah
-         Air bersih dari air tanah hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari
-         Membuka kran setengah dari bukaan total dalam penggunaan;
-         Menutup kran segera ketika air tidak digunakan
-         Membuat bak penampug air hujan sebagi air cadangan
3.     Menggunakan kembali airtanah
-         Menggunakan air bekas untuk menyiram tanaman;
-         Menggunakan air bekas cucian untuk mencuci mobil
Kemudian dibilas dengan air bersih;
-         Menggunakan air bekas untuk flushing
4.     Mendaur ulang airtanah ;
-         Air kotor didaur ulang pada instalasi pengolah air sesuai standar baku selanjutnya diresapkan ke dalam tanah atau digunakan kembali untuk kebutuhan lainnya;
-         Membuat bak penampungan air bekas pemakaian yang masih mempunyai kualitas cukup baik untuk dipergunakan kembali
-         Membuat sumur resapan air hujan ke dalam tanah.
5.     Mengambil airtanah sesuai dengan kebutuhan
-         Menggunakan sistem penampungan air
-         Menggunakan sistem otomatis untuk mengambil airtanah berdasarkan kapasitas penampungan air
-         Untuk pertanian, air tanah digunakan terutama untuk tanaman yang hemat air.
6.     Menggunakan airtanah sebagai alternatif terakhir
-         Mengutamakan penggunaan air permukaan
-         Memanfaatkan air hujan
-         Mengutamakan penggunaan perusahaan air minum/ perusahaan daerah air minum bagi daerah yang terjangkau layanan.
7.     Mengembangkan dan menerapkan teknologi hemat air
-         Menggunakan shower untuk mandi
-         Menggunakan penggelontor otomatis
-         Menggunakan keran hemat air
-         Menggunakan teknologi lain yang terbukti lebih hemat air
Memberikan insentif bagi pelaku penghematan airtanah; dan/atau memberikan disinsentif bagi pelaku pemborosan airtanah
http://whcpty.com/wp-content/uploads/2014/08/

Featured Post

TEKNIK DETERMINASI

Siapkan perlengkapan untuk determinasi sebagai berikut: Mikroskop binokuler Tray yang berlubang-lubang kecil dengan dasar h...