1/6/15

(MIKROPALEONTOLOGI) PERKEMBANGAN NANOPLANK TON DI ZAMAN KAPUR AKHIR

PERKEMBANGAN NANOPLANK TON DI ZAMAN KAPUR AKHIR

Sedimen berumur Kapur Akhir umum nya kaya akan nanoplankton karena pada umur tersebut, nanoplankton mempunyai penyebaran geografi yang sangat luas dan sebagian besar terawetkan dalam sedimen. Kumpulan nanoplankton pada banyak penampang sedimen umumnya didominasi oleh Genera Watznaueria, Micula, Arkhan gelskiella, Cribrosphaerella, Eiffellithus, Predicosphaera, dan Retecapsa.
Tidak ada fluktuasi perkembangan yang menonjol selain kemunculan dan kepunahan beberapa spesies yang terjadi secara gradual pada interval umur Kapur Akhir. Perkembangan paling dramatis justru terjadi pada puncak Kapur Akhir (K/T boundry), ketika kumpulan nanoplankton yang sangat melimpah dan beragam berubah seketika pada saat memasuki umur Tersier menjadi sangat jarang dan tidak beragam karena se bagian besar mengalami kepunahan massal. Menurut Bown (1999), dua belas spesies dari sebelas genera berhasil melewati K/T boundry. Sementara itu, hasil penelitian Panuju (2009) salah satu penampang sumur di Santos Brazil mengungkapkan bahwa 94% spesies nanoplankton Kapur Akhir telah punah dan hanya menyisakan 6% survivor saat memasuki Tersier yang meli puti tujuh spesies dengan total kelimpahan hanya mencapai 21 spesimen, yaitu Braar dosphaera bigelowii, Biscutum melaniae, Neocrepidolithus neocrassus, Placozygus sigmoides, Cyclagelosaphaera reinhardtii, Markalius inversus, dan Scapolithus fossilis.

Featured Post

TEKNIK DETERMINASI

Siapkan perlengkapan untuk determinasi sebagai berikut: Mikroskop binokuler Tray yang berlubang-lubang kecil dengan dasar h...